Ia pun mengiyakan permintaannya. Lalu setelah itu ia kembali bermimpi ditemui Nabi, kemudian dalam mimpi itu diajarkan agar bisa mengamalkan Al-Quran surah At Thalaq ayat 1-2.
Setelah merasa bahwa mimpi yang dialami tersebut adalah kebenaran, ia tidak menolak dan mengamalkannya.
Suatu hari laki-laki tersebut sedang pergi untuk berdagang ke pulau menggunakan kapal. Tidak disangka, kapal itu diterjang ombak besar dan angin puting beliung.
Saat seperti itu terjadi, si pedagang lantas mengamalkan surah At Thalaq sesuai anjuran Nabi Khidir. Ombak yang begitu besar itu mampu membuat kapal pecah, diketahui tak ada yang selamat dari bencana yang terjadi tersebut kecuali laki-laki tersebut.
















