BEKENTV – Setelah melakukan sholat istikharah, kita sebagai umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa dan berdzikir kepada-Nya, agar senantiasa diberi petunjuk sebelum mengambil keputusan.
Sholat Istikharah merupakan salah satu ibadah Sunnah yang dianjurkan untuk umat Muslim dalam menghadapi pilihan untuk mengambil keputusan.
Sebagaimana sholat istikharah dianjurkan berdasarkaan dalil yang dikutip Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar dari hadits riwayat Imam al-Bukhari, Jabir bin Abdillah berkata,
“Rasulullah saw mengajari kami (para sahabat) untuk sholat istikharah ketika menghadapi setiap persoalan, sebagaimana beliau mengajari kami semua surat dari Al-Quran. Beliau bersabda, ‘Jika kalian ingin melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah shalat sunnah dua rakaat.”
Dalam hal ini, dengan mengerjakan sholat istikharah diharapkan agar seseorang yang sedang dalam tahap memilih bida mendaapat petunjuk dari Allah SWT.
Dzikir Setelah Sholat Istikharah
Membaca Ya Qadiir sebanyak 336 kali
يَا قَدِيرُ.
“Yaa Qadir”
Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Berkuasa.”
Membaca Yaa Muqtadiir sebanyak 775 kali
يَا مُقْتَدِرُ
“Yaa Muqtadir”
Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Menentukan.”
Membaca Yaa Hadi sebanyak 251 kali
يَا هَدِى.
“Yaa Hadi”
Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk.”
Membaca Yaa Rahmaan sebanyak 330 kali
يَا رَحْمَنُ.
“Yaa Rahmaan”
Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Pengasih.”
Membaca Yaa Rahiim sebanyak 289 kali
يَا رَحِيمُ
“Yaa Rahiim”
Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Penyayang.”
Bacaan Doa Setelah Sholat Istikharah
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ
أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ
وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ
وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
“Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina muhamamdin, Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa la aqdiru, wa ta’lamu wa la a’lamu, wa anta ‘allamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amra khairun li fi dini wa dun-yaya wa ‘aqibati amri ‘ajilihi wa ajilihi faqdurhu li wa barik li fîhi tsumma yassirhu li. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amra syarrun li fi dini wa dun-yaya wa ‘aqibati amri ‘ajilihi wa ajilihi fashrifni ‘anhu washrfhu ‘anni waqdur liyal khaira haitsu kana ainama kanu innaka ‘ala kulli syai-in qadir. Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhamamdin, walhamdulillahi rabbil ‘alamin.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah dengan pengetahuan-Mu, aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan sementara aku tidak mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam bagi agamaku, kehidupanku, akhir urusanku, duniaku, dan akhiratku, maka takdirkanlah hal tersebut untukku. Mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, akhir urusanku, duniaku, dan akhiratku, maka palingkanlah aku darinya dan palingkanlah dia dariku. Takdirkanlah yang terbaik untukku apa pun keadaannya. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Bisa atas segala sesuatu.”
Demikian itulah bacaan dzikir dan doa setelah sholat Istikharah. Dengan rutin mengerjakan ibadah sunnah ini, insya Allah akan diberi petunjuk dalam mengambil keputusan.
















