Pemerintah kota mengakui bahwa TPA saat ini sudah penuh dan memiliki banyak persoalan, namun menyayangkan aksi protes dengan membuang sampah di kantor pemerintah.
“Disayangkan protes dengan buang sampah di kantor pemerintah sebuah sikap yang kurang bijak,” kata wali kota.
Wakil Wali Kota, Ronny Pebriyanto L. Tobing, turut mengecam keras aksi sopir sampah yang membuang sampah di kantor walikota, menyebutnya sebagai pelanggaran.
“Ini pelanggaran yang tidak dapat dibiarkan. Ini salah, mengapa mereka sampai buang sampah di sini?,” pungkas Ronny.
















