BENGKULU, BEKENTV – Progres pembangunan Kampung Nelayan di Desa Penago I, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu, terus dikebut.
Program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia ini ditargetkan dapat segera rampung sesuai dengan waktu perpanjangan kontrak yang telah ditetapkan.
Saat ini, progres pembangunan Kampung Nelayan tersebut telah mencapai 82,7 persen, menyisakan sekitar 17,3 persen pekerjaan yang masih dalam proses penyelesaian. Pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Seluma ini dianggarkan sebesar Rp12 miliar dan dikerjakan oleh kontraktor PT Karsa.
Kontraktor pelaksana pekerjaan Kampung Nelayan Seluma, Sutiono, mengatakan sejumlah item pekerjaan utama telah diselesaikan. Mulai dari pekerjaan struktur bangunan, arsitektur, jalan, trotoar, hingga fasilitas pendukung lainnya.
“Informasi dari engineriing sekitar 82.7 persen progres pekerjaan. Tinggal beberapa item pekerjaan lagi pekerjaan yang belum dan masih berproses saat ini seperti pemasangan jendela, pintu, pagar, plafon dan proses finising lainya,” kata Sutiono, kontraktor pelaksana Kampung Nelayan Seluma.
Sutiono mengungkapkan, dalam proses pembangunan Kampung Nelayan tersebut sempat mengalami sejumlah kendala, di antaranya faktor cuaca buruk serta akses jalan menuju lokasi pembangunan.
Awalnya, proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025, namun akibat kendala tersebut dilakukan penyesuaian waktu penyelesaian pekerjaan.
“Kendala kami ya karena cuaca dan akses jalan, sehingga butuh penyesuaian waktu penyelesaian,” ujarnya.
Meski demikian, Sutiono memastikan pihaknya akan terus mempercepat pengerjaan proyek agar dapat diselesaikan sesuai dengan batas waktu perpanjangan kontrak, yakni sebelum akhir Februari 2026.
“Pekerjaan terus berjalan saat ini, dan kami juga targetkan pertengahan bulan Febuari ini sudah rampung,” pungkasnya.
















