Sementara itu, teknis pelaksanaan program dilakukan melalui puskesmas. Pihak puskesmas terlebih dahulu mendata warganya dan melaporkan ke Dinas Kesehatan, kemudian puskesmas yang akan membagikan susu tambahan tersebut kepada sasaran.
Dari sisi anggaran, Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan mengalokasikan dana sebesar Rp450 juta untuk susu balita dan Rp331 juta untuk susu tambahan ibu hamil.
Helma juga merinci bahwa dalam satu kotak susu berisi 10 saset. Untuk balita, setiap anak akan menerima 180 saset atau setara dengan 18 kotak selama tiga bulan. Sementara untuk ibu hamil, setiap orang mendapatkan 160 saset atau 16 kotak untuk periode tiga bulan.
















