Orang yang mengonsumsi atau mengumpulkan nira aren, jus segar, atau buah yang mungkin telah disentuh atau digigit kelelawar juga berada dalam kelompok berisiko tinggi. Virus Nipah dapat bertahan pada makanan yang terkena air liur atau urine kelelawar. Jika dikonsumsi tanpa proses pemanasan atau pembersihan yang memadai, peluang infeksi menjadi lebih besar.
2. Tenaga Medis
Tenaga medis dan perawat pasien Nipah juga termasuk kelompok yang sangat rawan tertular. Petugas kesehatan yang merawat pasien terinfeksi berisiko terkena virus, khususnya saat bersentuhan dengan cairan tubuh seperti darah, air liur, atau lendir pernapasan.
















