“Untuk lampu ini tidak akan lama. Dalam waktu satu sampai dua bulan ini saya pastikan clear. Titik-titik lampu nanti kita sesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rifai Tajuddin mengatakan pihaknya akan mengundang DPRD dan Bappeda Bengkulu Selatan untuk melihat langsung potensi kawasan Tebat Gelumpai sebelum melangkah ke tahap pengembangan selanjutnya.
“Nanti kita undang DPRD dan Bappeda untuk melihat potensi yang ada di Tebat Gelumpai ini. Setelah itu baru kita masuk ke tahap selanjutnya, bisa melalui Pokdarwis atau pengembangan UMKM,” tambahnya.
Menurutnya, pengembangan Tebat Gelumpai tidak hanya bertujuan sebagai ruang olahraga dan rekreasi, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan melibatkan kelompok-kelompok tertentu.
















