BEKENTV – Meski memiliki beragam manfaat baik untuk kesehatan tubuh, buah rambutan juga punya efek samping yang perlu dihindari.
Buah rambutan atau dikenal dengan nama latin Nephelium lappaceum ini merupakan buah tropis yang kerap tumbuh di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Diketahui daging buah rambutan memiliki kandungan vitamin C, zink, zat besi, protein, serat, dan berbagai sifat antioksidan lain yang baik untuk kesehatan tubuh.
Hanya saja jika buah ini dikonsumsi dalam jumalah yang banyak bisa mempengaruhi kesehtan tubuh, salah satunya asam lambung naik.
Meski memiliki rasa yang manis dan enak, buah ini perlu dibatasi asupannya, sehingga tubuh tetap terjaga kesehatannya.
Kamu tetap bisa mengonsumsi buah rambutan ini, hanya saja disarankan untuk konsumsi sesuai kebutuhan.
Namun, penting menjadi perhatian bagi kamu yang memiliki penyakit tertentu, hal ini perlu meminta konsultasi dokter terlebih dulu.
Berikut ini telah dirangkum beberapa efek samping rambutan yang dikonsumsi secara berlebihan.
Efek samping konsumsi buah rambutan berlebihan
1. Memicu naiknya asam lambung
Diketahui konsumsi buah rambutan berlebihan ini dapat memicu efek samping yakni asam lambung naik.
Hal ini karena kandungan yang ada didalamnya, yang mana terdapat kandungan asam yang tinggi, sehingga berisiko pada masalah gastrointestinal atau gangguan pencernaan.
2. Gula darah menjadi naik
Bukan hanya itu, buah rambutan yang dikonsumsi berlebihan bisa juga menyebabkan gula darah menjadi naik.
Dengan berat buah rambutan 200 gram sudah mengandung 62 gram karbohidrat yang terdiri dari gula alami.
Selain itu, buah rambutan yang matang diketahui memiliki kadar gula yang tinggi, sehingga rasanya akan sangat manis.
Jika kamu memiliki gejala gula darah, sebaiknya perlu membatasi buah rambutan, dengan memakannya per hari cukup sekitar 2-3 buah per hari.
Jumlah tersebut terbilang aman untuk kamu yang memiliki masalah gula darah, karena penting untuk menjaga kesehatan tubuh.
3. Menyebabkan masalah pencernaan
Buah rambutan ini jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, bisa juga menyebabkan masalah pencernaan.
Buah rambutan termasuk dalam golongan monosakarida yaitu rambutan dengan sumber karbohidrat utama berupa fruktosa.
Bahkan orang yang memiliki masalah pencernaan, perlu untuk berhati-hati jika ingin mengonsumsi buah satu ini. Pasalnya makanan ini punya kandungan FODMAP.
Kandungan tersebut merupakan sumber karbohidrat rantai pendek berupa oligosakarida, disakarida, monosakarida, serta poliol.
Sehingga perlu menjadi perhatian penting, jika perlu konsultasikan kepada dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsinya.
4. Meningkatkan kadar kolestrol
Buah rambutan ini juga punya efek samping bisa meningkatkan kadar kolesterol, hal ini karena kandungan yang ada di dalamnya.
Sehingga jika ingin mengonsumsinya, perlu membatasi asupannya agar kadar kolestrol dalam darah tidak meningkat.
Diketahui buah rambutan yang sudah terlalu matang, memiliki kandungan gula tinggi dan bahkan bisa berubah menjadi alkohol.
Perlu dibatasi, khususnya bagi kamu yang menderita diabetes dan penyakit jantung, agar tidak semakin meningkat.
5. Dapat memicu alergi
Buah ini diketahui dapat pula memicu alergi, hal ini biasanya datang selang waktu beberapa menit.
Gejala alergi dari buah rambutan ini ditandai dengan kulit gatal atau tenggorokan gatal.
Biasanya kulit sensitif terhadap karet lateks atau buah-buah yang bergetah dapat menjadi penyebab datangnya alergi.
Jika kamu mengalami gatal-gatal saat konsumsi buah rambutan, perlu untuk tidak memakannya lagi agar tidak semakin parah.
Jika perlu kamu bisa juga melakjukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab ada atau tidaknya alergi.
Nah, inilah beberapa efek samping dari konsumsi buah rambutan berlebihan yang bisa kamu ketahui sehari-hari.
















