Hingga suatu hari Rasulullah SAW menyaksikan keluarga Sumayyah sedang disiksa dengan sangat kejam. Rasulullah SAW berdoa:
“Bersabarlah wahai kelurga Yasir karena sesungguhnya tempat kembali kalian adalah surga.” Diriwayatkan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak bab Mengenal Sahabat (III/383).
Lantas Sumayyah pun mendengar seruan Nabi Muhammad SAW, bertambah tegarlah beliau dan optimis dalam keimanannya.
“Aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah dan aku bersaksi bahwa janjimu adalah benar.”
Hal tersebut diucapkan secara berulang dan dengan lantang diungkapkan.
Inilah Sumayyah yang telah mencicipi manisnya sebuah keimanan, beliau meninggal ketika tengah memperjuangkan akidah.
















