Ia menjelaskan, pihaknya telah melaporkan kasus pengerusakan pipa induk PDAM Tirta Manna kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai aturan yang berlaku.
“Kami laporkan ke pihak berwajib supaya ada efek jera. Air ini bukan untuk kepentingan perorangan, tapi untuk kepentingan seluruh masyarakat,” tegasnya.
Akibat terputusnya pipa induk tersebut, distribusi air bersih terhenti dan menghambat pelayanan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Air Nipis, Kecamatan Seginim, dan Kecamatan Manna.
Terkait motif pengerusakan, Iwan mengaku hingga saat ini belum diketahui. Pihak PDAM sepenuhnya menyerahkan penyelidikan kepada aparat kepolisian.
















