Penguatan strategi tersebut dibahas dalam kegiatan Capacity Building TPID Provinsi Bengkulu bertema “Pelaporan One Page Summary dan Program Unggulan TPID se-Provinsi Bengkulu” yang dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Santika Bengkulu, Senin (26/1).
Herwan Antoni menyampaikan, implementasi 9 langkah pengendalian inflasi tersebut terbukti mampu menjaga stabilitas harga di Bengkulu. Hingga akhir 2025, inflasi Provinsi Bengkulu tercatat sebesar 2,77 persen secara year on year (YoY), masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 1,5–3,5 persen.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi TPID melalui implementasi kerangka 4K dan langkah-langkah nyata di lapangan, mulai dari pengamanan pasokan hingga intervensi langsung ke pasar,” ujarnya.
















