“Sebagai tindak lanjut, kami akan berkunjung ke Bengkulu untuk melihat langsung pelaksanaan program perumahan, mulai dari bedah rumah, program KUR perumahan, hingga meninjau rumah subsidi yang sudah dibangun,” kata Maruarar Sirait.
Selain itu, Menteri PKP juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat dan mempermudah pembiayaan rumah subsidi guna melindungi masyarakat dari praktik rentenir.
“Negara harus hadir memberikan solusi nyata. Pembiayaan rumah subsidi harus mudah, cepat, dan tidak memberi ruang bagi rentenir yang selama ini membebani rakyat kecil,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, turut hadir juga Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, serta dihadiri jajaran Eselon I Kementerian PKP, Ketua BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, dan Direktur Utama Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo.
















