Kapolsek Sukaraja, IPTU Catur Teguh Susanto, membenarkan terjadinya perkelahian tersebut. Namun ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait adanya aksi saling tusuk atau betujahan tidaklah benar.
“Informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya aksi saling tusuk itu tidak benar. Yang terjadi adalah perkelahian sesama kru pasar malam, dan memang salah satu dari mereka menggunakan senjata tajam yang biasa dipakai untuk memotong tali,” jelas IPTU Catur.
Akibat kejadian itu, korban Slamet Riyadi mengalami luka sabetan pisau lipat di bagian tangan kiri, tepat di sekitar urat nadi, dengan kedalaman luka sekitar 3 sentimeter. Korban kemudian langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
















