Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi agar percepatan pembentukan dapur SPPG dan perluasan penerima manfaat dapat segera terealisasi, khususnya pada tahun 2026.
“Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar target yang telah ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai, terutama pada tahun 2026 ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Irfan menandaskan, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi pelajar dan kelompok rentan, namun juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah. Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini tercatat telah menyerap sebanyak 4.410 tenaga kerja di Provinsi Bengkulu.
















