Namun, penting untuk tetap menjaga niat agar tidak terjerumus pada praktik yang tidak sesuai dengan akidah.
Dari sisi sosial, tradisi punggahan memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Momen berkumpul bersama keluarga besar atau tetangga menjadi sarana mempererat hubungan yang mungkin renggang karena kesibukan sehari-hari.
Dalam konteks modern, nilai ini justru semakin relevan karena interaksi langsung antaranggota masyarakat semakin berkurang.
Meski demikian, pelaksanaan punggahan perlu dijaga agar tetap sederhana dan tidak berlebihan.
Islam melarang sikap berlebih-lebihan dalam makan maupun dalam mengadakan acara. Allah SWT berfirman:
















