Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air terjadi akibat saluran drainase tersumbat oleh sampah dan rerumputan, sehingga aliran air hujan tidak berjalan lancar dan meluap ke badan jalan.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan pentingnya peran pemerintah di tingkat kelurahan untuk lebih sigap dalam menjaga kebersihan saluran air agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Untuk lurah khususnya di Kelurahan Pintu Batu, harus sigap menangani persoalan seperti ini. Jalan tergenang karena saluran air tersumbat sampah, dan ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” tegas Dedy.
Hal senada disampaikan Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang. Ia menekankan pentingnya kepedulian aparat wilayah, mulai dari lurah hingga camat, dalam melakukan pengawasan lingkungan secara rutin.
















