Ia menjelaskan, sejumlah jalur strategis menjadi fokus pengamanan, di antaranya jalur Bengkulu–Kepahiang, khususnya kawasan Liku Sembilan, wilayah pegunungan, serta jalur Provinsi Bengkulu perbatasan Sumatera Selatan, seperti Manna–Tanjung Sakti–Pagar Alam.
Selain itu, BPBD juga mewaspadai kawasan Utara Bengkulu, tepatnya Batik Nau, yang kerap terdampak abrasi pantai, serta jalan lintas Curup–Lebong yang rawan longsor saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Kita juga sudah melaksanakan apel siaga darurat hidrometeorologi, termasuk oleh pemerintah daerah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu,” tambahnya.
















