“Razia ini kami lakukan untuk menegakkan Perda sekaligus menyelamatkan generasi muda dari kebiasaan negatif saat jam sekolah,” ujar Efredy Gunawan.
Dari hasil penyisiran tersebut, petugas mengamankan 19 orang pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP hingga SMA/SMK. Para siswa ditemukan sedang bermain game di rental PS dan nongkrong di warung, padahal seharusnya mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Tak hanya itu, petugas juga menemukan barang bukti berupa rokok dan korek api di lokasi razia. Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya aktivitas merokok di kalangan pelajar saat membolos sekolah.
















