“Korban diberhentikan oleh dua pelaku dan diminta menyerahkan sepeda motornya secara paksa,” ujar Iptu Andri Gunawan.
Saat itu, korban sempat melakukan perlawanan dengan mendorong salah satu pelaku. Namun, upaya tersebut justru dibalas dengan ancaman senjata tajam.
“Salah satu pelaku mengeluarkan sebilah golok, sehingga korban ketakutan dan tidak berani melawan,” jelasnya.
Karena diancam, korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Pelaku langsung melarikan diri membawa sepeda motor korban ke arah Desa Kembang Seri. Usai kejadian, korban meminta bantuan ke rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi.
















