BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan melalui Dinas Perikanan menyalurkan bantuan alat tangkap ikan dan paket budidaya ikan dalam ember (budikdamber) kepada ratusan penerima di tiga kecamatan. Bantuan ini merupakan program pusat yang berhasil diperjuangkan oleh Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin, bersama Wakil Bupati Yevri.
Plt Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Selatan, Nengsi Affriani, mengatakan bahwa bantuan alat tangkap ikan diberikan kepada 45 orang nelayan yang tersebar di Kecamatan Manna (Pasar Bawah), Pino Raya, dan Bunga Mas. Masing-masing penerima mendapatkan 5 pcs alat tangkap dengan ukuran yang telah disesuaikan berdasarkan hasil identifikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Pendistribusian bantuan yang kita berikan yaitu alat tangkap ikan. Penerima bantuan ini sebanyak 45 orang dari tiga kecamatan. Para nelayan mendapatkan lima pcs alat tangkap sesuai ukuran yang telah ditetapkan berdasarkan identifikasi dari kementerian,” jelas Nengsi.
Selain alat tangkap, Dinas Perikanan juga menyalurkan bantuan budikdamber kepada 122 penerima. Setiap penerima menerima satu paket budidaya yang terdiri dari ember, pakan 14 kg, dan 140 bibit ikan lele berukuran 4–6 cm.
Program budikdamber ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang ingin memanfaatkan pekarangan rumah.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan dukungan pusat yang berhasil dibawa ke daerah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan.
“Hari ini kita sudah memberikan bantuan kepada nelayan. Ini bantuan pusat yang kita upayakan bersama dengan wakil saya, Pak Yevri,” ujar Rifai.
Ia menambahkan bahwa budidaya ikan lele dalam ember diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal apabila dikelola dengan baik.
“Untuk budidaya ikan lele dalam ember ini tujuannya untuk dibesarkan, agar nanti saat panen ikannya bisa dijual,” tambah Rifai.
Pemkab Bengkulu Selatan berkomitmen terus mendorong peningkatan sektor perikanan sebagai upaya nyata memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan. Bantuan ini sekaligus menjadi langkah pemerintah untuk mendorong masyarakat lebih produktif dan mandiri dalam memanfaatkan potensi perikanan.
















