BENGKULU, BEKENTV – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Seluma terus dikebut.
Hingga awal tahun 2026, baru lima dapur SPPG yang telah beroperasi, sementara 14 lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Seluma, Reno Finarta Wahyu, mengatakan lima SPPG yang telah aktif saat ini sudah mulai mendistribusikan makan bergizi gratis ke sekolah-sekolah.
“SPPG yang sudah berjalan saat ini telah mendistribusikan makan bergizi gratis kepada peserta didik, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP hingga SMA,” ujar Reno.
Ia menjelaskan, pengembangan dapur SPPG masih terus dilakukan di berbagai wilayah di Kabupaten Seluma. Saat ini terdapat 14 SPPG yang masih dalam proses persiapan pembangunan dan tersebar di sejumlah desa.
“Empat belas SPPG tersebut berada di Rawah Indah, Tawang Rejo, Gunung Kembang, Sukamaju, Talang Alai dengan dua SPPG, Padang Rambun, Selebar, Muara Dua, Kembang Mumpo, Selingsingan, Babatan, Pajar Bulan, serta Sakaian,” jelasnya.
Selain itu, tiga dapur SPPG yang menggunakan lahan milik Pemerintah Daerah juga masih dalam tahap pembangunan. Ketiganya masing-masing berlokasi di Bukit Peninjauan II, Simpang Enam Talang Saling, dan Kembang Mumpo.
Sementara itu, lima SPPG yang telah beroperasi berada di wilayah Tais, Talang Saling, Talang Dantuk, Sidomulyo, dan Masmambang.
Reno menegaskan pihaknya akan terus memantau progres pembangunan dapur SPPG yang masih berjalan. Ia juga meminta seluruh pengelola SPPG untuk melengkapi seluruh persyaratan, baik dari sisi bangunan maupun peralatan.
“Kami minta seluruh SPPG melengkapi persyaratan sesuai spesifikasi dan aturan yang berlaku, agar saat beroperasi tidak ada kendala,” tegasnya.
Badan Gizi Nasional memastikan lima SPPG yang telah beroperasi sudah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan sesuai spesifikasi. Meski demikian, pengawasan akan tetap dilakukan secara berkelanjutan.
“Pemantauan akan terus kami lakukan, baik terhadap SPPG yang sudah berjalan maupun yang masih dalam proses pembangunan, guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan,” tutup Reno.
















