“Begitu laporan kami terima, personel langsung kami kerahkan ke lokasi kejadian. Prioritas kami adalah mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Efredy.
Ia menjelaskan, dalam proses pemadaman petugas sempat mengalami kesulitan lantaran kobaran api cukup besar, dugaan awal disebabkan oleh korsleting listrik.
“Api cukup besar saat petugas tiba di lokasi, namun berkat kerja sama tim dan dukungan peralatan yang ada, api berhasil kami kendalikan dalam waktu sekitar 20 menit,” tambahnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan serta pencarian titik api tersembunyi guna memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka bakar maupun korban jiwa.
















