Mengingat kondisinya yang kian kritis, Briptu Agung kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu guna penanganan spesialis.
Namun, takdir berkata lain. Berdasarkan keterangan petugas medis, korban tiba di RS Bhayangkara dalam kondisi kejang-kejang. Setelah kurang lebih 20 menit mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter, Briptu Agung dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian menemukan petunjuk kuat terkait motif di balik kejadian tragis ini. Berdasarkan keterangan rekan kerja dan pihak keluarga, almarhum diketahui menderita cephalgia berat atau sakit kepala kronis yang telah lama diderita dan masih dalam proses pengobatan.
















