Gustianti, anak rantau yang ingin mandiri, memulai usaha kue _door to door_ pada 2010 dan mendirikan Gusti Kalamansi pada 2015 dengan mengolah jeruk kalamansi murni tanpa pengawet menjadi sirup bernilai jual.
Sejak meraih Juara 1 UKM Pangan Award kategori minuman kemasan dari Kementerian Perdagangan pada 2016 dan Juara 1 Petani Teladan kategori olahan hasil tani pada 2019, Gustianti terus menorehkan prestasi sebagai kandidat WUBI Bank Indonesia, anggota IKRA, serta peserta Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Kini, Gusti Kalamansi di Kota Bengkulu mempekerjakan delapan karyawan dari kalangan remaja lokal, ibu rumah tangga, dan mahasiswa rantau.
















