Ia menjelaskan, total anggaran yang diusulkan untuk pengadaan logistik kebencanaan tahun depan mencapai hampir Rp3 miliar dan diperuntukkan bagi kebutuhan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
“Jika dirupiahkan, total usulan anggaran logistik kebencanaan kita hampir Rp3 miliar untuk se-Provinsi Bengkulu,” tambahnya.
Menurut Swifanedi, setelah logistik bantuan diterima dari pemerintah pusat, pihaknya akan meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mengajukan kebutuhan masing-masing daerah. Selanjutnya, daerah dapat mengambil logistik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Nanti kabupaten dan kota akan kami minta mengusulkan kebutuhan mereka. Setelah itu, logistik bisa diambil sesuai kebutuhan, termasuk tenda dan perlengkapan penunjang lainnya,” tutup Swifanedi.
















