Untuk memperkuat pencegahan, Dinas Pertanian menyiapkan sekitar 200 dosis vitamin yang siap disalurkan ke wilayah rawan. Vitamin diberikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak agar tidak mudah terserang penyakit.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Bengkulu Selatan hingga Desember 2025, populasi sapi di Bengkulu Selatan mencapai sekitar 17.000 ekor, sementara kerbau sekitar 1.700 ekor. Besarnya populasi ternak tersebut menjadikan sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat pedesaan.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan layanan kesehatan hewan demi melindungi ternak masyarakat serta menjaga keberlanjutan sektor peternakan di Bengkulu Selatan. (ary)
















