BENGKULU, BEKENTV – Penyakit hewan ternak yang mematikan kembali mengancam peternak di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dua penyakit berbahaya, yakni Penyakit Jembrana dan Septicaemia Epizootica (SE) atau ngorok, menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi menyerang sapi Bali dan kerbau milik masyarakat.
Kondisi tersebut mendorong Dinas Pertanian Bengkulu Selatan meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan berbagai langkah pencegahan. Salah satunya melalui pelayanan kesehatan hewan dan lakukan suntik vitamin secara gratis di wilayah yang dinilai rawan penularan penyakit.
Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Binagransya, mengatakan upaya pencegahan menjadi fokus utama agar penyakit menular tidak meluas dan menimbulkan kerugian besar bagi peternak.
















