Ia juga mengungkapkan, pada tahun 2026 mendatang, Dinas Pertanian menargetkan Kecamatan Seginim mampu melaksanakan tanam padi hingga tiga kali dalam setahun. Program tersebut direncanakan menjadi proyek percontohan sebelum diterapkan di wilayah persawahan lainnya.
“Jika dukungan petani berjalan baik dan hasilnya positif, pola tanam ini akan kita kembangkan ke daerah lain,” tutupnya.
Berdasarkan data panen raya sebelumnya, produktivitas padi di wilayah tersebut mencapai rata-rata 9,1 ton gabah per hektare. Dengan optimalnya fungsi Bendungan Selepah, capaian ini diharapkan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.
















