Ia menambahkan, keberadaan Terminal Curah Cair tidak hanya meningkatkan kapasitas dan efisiensi pelabuhan, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bengkulu. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pelindo melalui tagline Bangun Indonesia dari Bumi Merah Putih.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan Pelabuhan Pulau Baai dan kawasan industri pendukungnya. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui langkah konkret berupa revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bengkulu.
Menurut Dedy, sebagian lahan pelabuhan seluas sekitar 1.000 hektare akan dialokasikan untuk pengembangan kawasan industri, menyesuaikan dengan kebutuhan aktual pengelolaan pelabuhan.
















