“Meski ada perubahan prioritas di tingkat nasional, Bengkulu Selatan tetap masuk dalam alokasi program. Saat ini kami masih menunggu kepastian jumlah unit yang disetujui,” jelas Marjoni.
Ia menambahkan, seluruh data RTLH yang diusulkan telah masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Dinas Sosial, sehingga diharapkan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Dengan data yang valid, kami optimistis program RTLH ini dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Bengkulu Selatan,” tutupnya. (Ary Rahmad)
















