Pencapaian ini ditopang lonjakan penjualan pada kuartal IV 2025, termasuk pertumbuhan 26 persen di China berkat tingginya minat terhadap seri iPhone 17.
Samsung juga menunjukkan kebangkitan setelah tiga tahun berturut-turut mengalami penurunan. Produsen asal Korea Selatan ini mencatat kenaikan pengapalan 7 persen dengan total 239,1 juta unit, hanya terpaut tipis dari Apple.
Pertumbuhan Samsung paling terlihat pada kuartal akhir dengan lonjakan 16 persen secara tahunan. Selain menjaga penjualan ponsel premium Galaxy S dan Z, Samsung berhasil menguatkan kembali pasar kelas bawah dan menengah lewat seri A0x dan A1x.
















