Selain fokus pada aspek retribusi, Rendra juga menekankan pentingnya kesiapan pengelola wisata dalam menghadapi lonjakan pengunjung selama masa libur Nataru. Menurutnya, faktor keamanan, kenyamanan, dan kebersihan harus menjadi perhatian utama agar citra pariwisata Bengkulu Selatan tetap terjaga.
“Pengelola wisata harus memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman. Ini penting agar wisatawan betah dan mau kembali berkunjung,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rendra menyebut Pantai Pasar Bawah diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengelolaan destinasi wisata yang tertib dan profesional. Ke depan, Dinas Pariwisata Bengkulu Selatan juga mendorong agar objek wisata lain dapat mengikuti jejak Pantai Pasar Bawah dalam hal penataan dan legalitas pengelolaan.
















