“Awalnya saya dengar suara motor dari luar. Pas saya cek, motor saya sudah tidak ada,” ungkap Marbun.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp17 juta. Ia pun segera melaporkan peristiwa pencurian yang dialaminya ke pihak kepolisian.
“Harga motornya sekitar Rp17 juta. Kejadiannya sudah saya laporkan ke polisi,” katanya.
Korban menduga pelaku mengambil sepeda motornya dengan cara merusak kunci stang. Hingga kini, korban mengaku masih syok dan berharap pelaku dapat segera ditangkap.
Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat, membenarkan adanya laporan pencurian yang dialami oleh mahasiswa tersebut. Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan.
















