Kandungan polifenol di dalam kulit rambutan diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Kolesterol yang terkontrol dengan baik dapat mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah, sehingga aliran darah tetap lancar dan jantung bekerja lebih optimal.
Hal ini menjadikan kulit rambutan berpotensi mendukung kesehatan kardiovaskular.
4. Memiliki sifat antibakteri dan antijamur
Kulit rambutan juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami. Kandungan senyawa bioaktif di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.
Dalam pengobatan tradisional, air rebusan kulit rambutan kerap digunakan untuk membantu mengatasi diare ringan, infeksi saluran pencernaan, hingga menjaga kebersihan sistem pencernaan dari mikroorganisme berbahaya.
















