“Waktu saya cek kandang, pintunya sudah rusak. Setelah dihitung, ternyata 25 ekor entok jantan sudah tidak ada,” ujar Septriyono.
Menurut korban, wilayah tempat tinggalnya memang kerap terjadi pencurian ternak unggas. Namun, kejadian kali ini merupakan yang terparah karena hampir seluruh entok jantan miliknya raib, dan hanya menyisakan satu ekor entok pejantan tua.
“Biasanya yang hilang satu atau dua ekor saja, tapi kali ini hampir semuanya habis,” tambahnya.
Tidak terima atas kejadian yang menimpanya, Septriyono langsung melaporkan kasus pencurian secara resmi ke Polsek Selebar serta menyerahkan barang bukti berupa rekaman kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.
















