Hal ini selaras dengan penjelasan Ustadz Adi Hidayat. Beliau menyampaikan bahwa ketika seseorang lupa jumlah utang puasa Ramadan, maka ia wajib berusaha mengingat semampunya.
Jika setelah berusaha tetap ragu, maka dianjurkan mengambil angka yang paling aman dengan prinsip ihtiyath atau kehati-hatian dalam ibadah.
Ustadz Adi Hidayat mencontohkan, apabila seseorang ragu apakah utang puasanya lima atau tujuh hari, maka sebaiknya ia mengambil angka tujuh hari.
Sikap ini menunjukkan kesungguhan seorang hamba dalam membersihkan tanggungan ibadahnya di hadapan Allah.
Selain Al-Qur’an, terdapat pula hadis Nabi Muhammad SAW yang menegaskan pentingnya menunaikan utang ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
















