“Sering terjadi bantuan untuk mereka terlambat. Maka uang inilah yang akan kita keluarkan untuk kebutuhan mendesak,” jelas Rifai.
Melalui program MEMBARA, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen mengelola bantuan secara profesional untuk membangun kebahagiaan anak-anak yatim dan masyarakat kurang beruntung. Program ini juga ditegaskan berada di luar skema zakat.
“Kita tidak memanjakan mereka, tetapi kita hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar. Seperti rumah yang bocor sudah kita perbaiki, yang penting tempat tidur mereka tidak basah lagi,” pungkas Bupati.
Program MEMBARA diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dan berkeadilan.
















