Peristiwa memilukan itu juga menyebabkan luka berat pada ibu korban, Risi Wulandari (39), serta kakaknya, Nia Nabela (9). Keduanya harus mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka sabetan senjata tajam yang dialami.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat,” ujar Efredy.
Efredy menjelaskan, kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya perhatian terhadap keberadaan ODGJ di lingkungan masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah akan memperkuat upaya pengawasan, pendataan, serta penanganan terhadap ODGJ untuk mencegah peristiwa serupa di masa mendatang.
















