Sebagaimana Nabi Muhammad SAW, telah mengangkat Abu Bakar sebagai saudara, sehingga beliaupun bertanya,
“Bolehkah beliau menikahi putriku, bukankah Aisyah adalah anak dari saudaranya sendiri?” Khaulah kembali menemuai Rasulullah SAW menyampaikan pertanyaan tersebut.
Nabi Muhammad SAW berkata, “Temui kembali Abu Bakar dan katakan jawabanku kepadanya, Engkau adalah saudaraku dalam Islam. Aku tetap menjadi saudaramu. Putrimu boleh menikah denganku.”
Sebelum Rasulullah SAW meminang Aisyah, ternyata beliau sudah bertunangan dengan Jabir bin Mut Aim bin Adi. Abu Bakar tidak ingin membatalkan pertunangan tersebut secara sepihak, tanpa adanya pembicaraan antar keluarga ayah Jabir.
















