BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran dengan mengejar bantuan armada pemadam kebakaran (damkar) dari Pemerintah Pusat.
Langkah ini dilakukan menyusul keterbatasan armada damkar yang saat ini dimiliki Seluma, yang dinilai belum mampu menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Seluma.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Seluma, Hendarsyah, mengungkapkan bahwa hingga kini Seluma hanya memiliki tiga unit armada damkar yang masih aktif beroperasi.
Tiga unit tersebut masing-masing disiagakan di tiga pos, yakni satu unit di Pos Tais, satu unit di Pos Semidang Alas, dan satu unit di Pos Air Periukan.
“Dengan kondisi sekarang, tiga unit armada damkar ini harus dipaksakan untuk mengakomodir kebutuhan penanggulangan kebakaran di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Seluma,” ujar Hendarsyah.
Menurutnya, tiga unit armada tersebut belum mampu melayani seluruh kecamatan, karena jarak antar kecamatan di Kabupaten Seluma yang cukup jauh, sehingga membutuhkan waktu tempuh yang lama apabila terjadi kebakaran di wilayah yang jauh dari pos damkar.
Idealnya setiap kecamatan setidaknya memiliki satu unit armada damkar agar respons penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama sehingga pengadaan armada damkar baru belum dapat diakomodir melalui APBD.
“Anggaran daerah kita sangat terbatas. Untuk pengadaan armada damkar yang harganya cukup mahal, tentu belum bisa dipenuhi oleh daerah dalam waktu dekat,” jelasnya.
Oleh karena itu, satu-satunya langkah yang dapat ditempuh saat ini adalah dengan mengajukan dan mengejar bantuan armada damkar dari Pemerintah Pusat.
“Tentu kita berharap usulan bantuan Armada damkar di Pusat dapat diakomodir,” harapnya.
Meski terkendala armada, Hendarsyah menyebutkan bahwa dari sisi sumber daya manusia (SDM), kondisi Damkar Seluma relatif memadai. Saat ini terdapat cukup banyak personel damkar, termasuk yang berasal dari CPNS maupun PPPK.
“SDM kita lumayan banyak, tinggal bagaimana ke depan armadanya bisa ditambah agar pelayanan kepada masyarakat dalam penanggulangan kebakaran bisa lebih maksimal,” tutupnya.
















