Wa man yattaqillāha yaj‘al lahu makhrajan, wa yarzuqhu min ḥaitsu lā yaḥtasib
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. At-Talaq: 2–3)
Ayat ini menjadi penguat bahwa takwa adalah kunci utama dalam menghadapi kesulitan hidup, termasuk utang.
Kesulitan membayar utang bukanlah akhir segalanya. Islam mengajarkan umatnya untuk bersungguh-sungguh dalam ikhtiar, memperbanyak doa, dan menjaga kejujuran niat.
Dengan mengamalkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW serta memperbaiki ketakwaan, Allah SWT berjanji akan memberikan jalan keluar dan kelapangan rezeki.
















