“Pembeda antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa sahur adalah identitas puasa umat Islam yang tidak sepatutnya ditinggalkan.
4. Membantu Menjaga Niat dan Kekuatan Berpuasa
Sahur membantu menjaga niat puasa agar lebih mantap serta memberikan energi yang cukup untuk beribadah sepanjang hari, seperti shalat, bekerja, dan membaca Al-Qur’an.
Sahur bukan sekadar rutinitas sebelum puasa, tetapi amalan sunah yang sarat nilai ibadah dan keberkahan.
Meski hanya dengan seteguk air atau sebutir kurma, sahur tetap bernilai pahala di sisi Allah SWT. Karena itu, jangan biasakan meninggalkan sahur, agar puasa yang dijalani semakin sempurna dan penuh keberkahan.
















