“Jalan tersebut kami tutup karena kondisinya sudah rusak parah. Daripada membahayakan pengendara, lebih baik dilakukan penutupan sementara,” ujar Arief Abdullah.
Ia menambahkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma agar kerusakan jalan tersebut segera mendapat penanganan.
“Penutupan akan dilakukan sampai ada perbaikan dari Dinas PUPR,” tambahnya.
Sementara itu, Ardi (29), salah seorang warga yang kerap melintas di jalur tersebut, mengaku resah karena kondisi jalan sudah lama rusak namun belum mendapatkan penanganan serius. Menurutnya, jalan yang amblas sangat berbahaya, terutama saat aktivitas masyarakat menuju pasar sedang ramai.
















