“Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, seluruh jajaran Dinas Perhubungan Provinsi harus meningkatkan pengawasan terhadap jalan-jalan yang telah dibangun. Tujuannya agar kualitas jalan tetap terjaga, salah satunya dengan tidak membiarkan kendaraan bertonase berlebih atau truk overload melintas secara semena-mena,” ujar Mian.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu program prioritas pasangan Helmi–Mian sejak masa kampanye dan menjadi fokus utama selama lima tahun kepemimpinan mereka.
Bahkan, dalam kurun waktu sekitar 10 bulan kepemimpinan, anggaran pembangunan infrastruktur jalan yang telah tersalurkan mencapai sekitar Rp600 miliar.
















