Dalam Al-Qur’an, Allah SWT mendorong umat Islam untuk saling mengenal dan menjaga hubungan baik:
وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا
Wa ja’alnakum syu’uban wa qabaiila lita’arafu
“Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)
Ayat ini menjadi landasan bahwa tradisi yang mempererat silaturahmi memiliki nilai positif dalam Islam.
Punggahan, jika dimaknai dengan benar, dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ukhuwah menjelang Ramadan.
Selain itu, punggahan juga sering diisi dengan doa untuk para leluhur yang telah wafat.
Dalam Islam, mendoakan orang yang telah meninggal adalah amalan yang dianjurkan.
















