Secara historis, Valentine’s Day berasal dari tradisi Barat yang berkaitan dengan peringatan Santo Valentine dalam budaya Kristen.
Perayaan ini kemudian berkembang menjadi hari ungkapan cinta secara umum.
Dalam Islam, umat dianjurkan berhati-hati terhadap perayaan yang memiliki akar ritual agama lain. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Man tasyabbaha bi qaumin fahuwa minhum
“Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud)
Hadis ini sering dijadikan dasar kehati-hatian dalam meniru tradisi non-Islam yang bersifat ritual atau khas.
















