Herimanto mengungkapkan bahwa keterlibatan ibu hamil ini adalah instruksi langsung darinya kepada pihak kecamatan. Ia ingin memastikan bahwa kebijakan gizi kedepannya tidak “pilih kasih”.
“Saya memang meminta kepada Camat Gading Cempaka untuk menghadirkan perwakilan ibu-ibu, khususnya ibu hamil. Karena selama ini yang sering disorot adalah anak sekolah, sementara ibu hamil juga membutuhkan perhatian serius terkait asupan gizi,” ujar Herimanto.
Menurut politisi ini, pemenuhan gizi di masa kehamilan adalah kunci utama kesehatan janin. Jika asupan gizi ibu hamil terabaikan, risiko munculnya masalah kesehatan jangka panjang seperti stunting akan jauh lebih besar.
















