Kondisi ini bisa memicu pusing, lemas, hingga pandangan berkunang-kunang, terutama saat berdiri terlalu cepat.
3. Berpotensi mengganggu sistem saraf
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa sirsak mengandung senyawa annonacin.
Jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan jangka panjang berpotensi memengaruhi sistem saraf.
Konsumsi berlebihan dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko gangguan saraf tertentu, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan yang tidak seimbang.
4. Memicu kadar gula darah tidak stabil
Meskipun tergolong buah, sirsak tetap mengandung gula alami.
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes atau prediabetes.
















