“Turunnya mulai minggu kemarin. Sampai sekarang belum ada kenaikan lagi,” ujarnya.
Terkait penyebab pasti penurunan harga tersebut, Wekadin mengaku belum mendapatkan informasi resmi, namun ia menduga hal ini berkaitan dengan hukum pasar saat panen raya.
“Kurang tau pastinya, mungkin karena produksi buah sawit sedang melimpah saat ini,” katanya.
Berbeda dengan sawit yang berfluktuasi, harga karet di Kecamatan Sukaraja justru cenderung stagnan.
Untuk jenis karet basah, harga masih tertahan di kisaran Rp10.000 hingga Rp11.000 per kilogram. Kondisi tanpa kenaikan ini dilaporkan telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
















