“Bengkulu itu hangat. Saya senang sekali dengan masyarakatnya. Setelah acara pernikahan, saya sempat berbincang di warung kopi. Diskusinya cair, nuansanya positif, dan terasa sambutan yang ramah,” tuturnya.
Kunjungan singkat ini tidak hanya menjadi agenda pribadi, tetapi juga menghadirkan makna silaturahmi yang mendalam. Momentum ini memperkuat persahabatan lama, merawat hubungan antargenerasi, serta meninggalkan kesan baik bagi masyarakat Bengkulu yang menyambutnya dengan penuh antusiasme.
















